PELITARIAU, PASIR PENGARAIAN – Kabupaten Rokan Hulu, Rohul, kembali menorehkan sejarah di sektor transportasi udara. Keberhasilan pemberangkatan Jemaah Calon Haji, JCH, Kloter 8 pada Selasa, 28 April 2026, melalui Bandara Tuanku Tambusai, menegaskan "Negeri Seribu Suluk" kini memiliki standar pelayanan penerbangan yang matang.
Sukses Direct Flight Haji 2026, Lanjutkan Prestasi 2025
Setelah sukses menjadi titik keberangkatan haji sejak 2025, Bandara Tuanku Tambusai melayani 377 JCH tahun 2026 dengan lebih tertib dan efisien. Menggunakan armada Wings Air ATR 72-600, jemaah diberangkatkan dalam tiga sesi penerbangan menuju Bandara Hang Nadim, Batam, sebelum melanjutkan ke Tanah Suci.
Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, yang melepas langsung keberangkatan, menyampaikan apresiasinya.
"Tahun ini prosesnya jauh lebih tertib. Kebijakan mengizinkan keluarga mengantar hingga dekat pesawat adalah bentuk penghormatan moral bagi tamu Allah. Kami ingin ini menjadi rutinitas tahunan yang memudahkan masyarakat," ujar Bupati Anton.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Rohul mempercepat pengembangan bandara melalui pelepasan lahan 66 hektar ke Kementerian Perhubungan. Langkah ini untuk meningkatkan standar fasilitas bandara ke level nasional.
Peran Strategis Kadishub Minarli Ismail, SP
Di balik kesuksesan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hulu, Minarli Ismail, SP, menjadi motor penggerak utama. Di bawah arahannya, Bandara Tuanku Tambusai berhasil menghidupkan kembali denyut ekonomi daerah melalui sinergi dengan maskapai dan otoritas bandara.
Bagi Minarli, keberhasilan direct flight haji adalah bukti aksesibilitas udara kunci peningkatan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah, PAD.
"Kami terus bekerja keras memastikan standar keselamatan dan kenyamanan penerbangan terjaga. Keberhasilan direct flight haji menjadi fondasi kuat untuk membuka rute komersial baru yang menghubungkan Rokan Hulu dengan pusat pertumbuhan ekonomi regional," tegas Minarli Ismail.
Urat Nadi Baru Lewat Penerbangan Perintis
Sejalan misi tersebut, Pemkab Rohul telah menghadirkan layanan penerbangan perintis Susi Air sejak 6 Februari 2026. Rute Pasir Pengaraian - Batam, PP, dilayani setiap Jumat dan Minggu.
Penerbangan ini menjadi urat nadi mobilitas baru bagi masyarakat, pelaku usaha, tenaga profesional, hingga pelajar. Dengan tarif terjangkau Rp745.390 sampai Rp854.390, kehadiran rute perintis membuktikan Rokan Hulu tidak lagi terisolasi.
Menuju Kualanamu, Gerbang Baru Kemajuan
Keberhasilan ini menjadi langkah awal. Pemkab Rohul melalui Dinas Perhubungan kini tengah menjajaki pembukaan rute baru ke Bandara Internasional Kualanamu, Medan.
"Harapan kami besar. Rute ke Medan akan membuka akses perdagangan, kesehatan, dan pendidikan yang selama ini menjadi kebutuhan vital masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan maskapai akan terus kita perkuat demi mewujudkan Rokan Hulu yang modern, adaptif, dan maju," pungkas Minarli Ismail.
Dengan kombinasi sukses operasional haji dan konsistensi penerbangan perintis, Bandara Tuanku Tambusai kini bertransformasi menjadi kebanggaan baru masyarakat Rokan Hulu. Bandara ini menjadi gerbang nyata menuju kemajuan daerah.**Prc6