PELITARIAU, Meranti - Dalam rangka meningkatkan daya saing global dan keunggulan akademik, Sekolah Tinggi Kejuruan Ilmu Pendidikan ( STKIP) Meranti resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan universitas Negri Maritim Raja Ali Haji Tanjung Pinang pada Jum'at (23/01/2026).
Prosesi penandatanganan kerjasama ini dilaksanakan di Gedung Rektorat Universitas Negeri Maritim Raja Ali Haji Tanjung Pinang Kepri dan hadiri oleh Direktur Utama Doktor Rumzi Samin.Sos ,MS.i, dan di dampingi oleh masing- masing ketua Prodi, dari STKIP Meranti dihadiri langsung oleh Pendiri dan pembina Basiran SE, MM, dan di dampingi Dosen STKIP Meranti Doktor Darimi SH, MH, MM, dan Doktor Albafery,M.EC
Berkesempatan itu juga Basiran SE. MM menjumpai Doktor UMRAH dalam rangka mohon petunjuk dan bimbingan dari beliau.
Pelaksaan perkuliahan S2 di lakukan 50 % di lakukan tatap muka di kampus STKIP Meranti dengan dan 50% sistem daring dari Universitas UMRAH,
Penerimaan siswa baru untuk pascabayar sarjana S2 ini di mulai tgl 6 februari 2026 dan tempat pendaftaran di sekretariat STKIP Meranti jalan Ibrahim selatpanjang selatan.
Program Jurusan tahap awal ini ada tiga jurusan yakni, Magester ilmu Pemerintahan ( M,IP), Magister Managemen ( MM), Magister Ilmu Pendidikan ( M.Pd). Dengan biaya pendaftaran Rp. 500.000.
Tanggapan dari pendiri kampus Basiran SE, MM, ini sesuatu yang paling baik dan bagus untuk meningkatkan SDM masyarakat kabupaten Kepulauan Meranti sehingga untuk melanjutkan S2 dengan jurusan yang ada cukup di STKIP Meranti saja.
Dan Kami ingin juga memastikan lulusan Magister nanti tidak hanya jago teori, tetapi juga solutif terhadap permasalahan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Oleh karna itu dari civitas STKIP Meranti mengajak putra putri Meranti yang ingin melanjutkan perkuliahan S2 cukup bergabung di STKIP Meranti sehingga menghemat biaya.
Terakhir Basiran, SE MM,mengatakan kerja sama ini bersifat resmi mohon dukungan Kepala Daerah dan jajarannya dan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk menginfes S2 ini terlaksana dengan baik, akhir Basiran.**