Kanal

Kades Morong Salurkan BLT Rp900 Ribu untuk 20 KPM

PELITARIAU, Inhu - Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp900 ribu untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memang tidak besar,. Namun demikian, diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat miskin dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Demikian disampaikan Kepala Desa (Kades) Morong Kecamatan Sungai Lala, Muhammad Nur berbincang dengan wartawan tim JMSI Inhu Jumat (12/9/2025) menjelaskan, BLT secara rutin disampaikan kepada KPM sesuai dengan data yang ada di Desa Morong.

"BLT yang kami serahkan kepada 20 KPM ini bersumber dari Dana Desa. Kami sarankan agar uang Rp900 ribu ini dipergunakan sebaik mungkin sesuai kebutuhan pokok masing-masing keluarga, ujar Kades Muhammad Nur yang akrab disapa M Nur ini.

Penyaluran BLT oleh pemerintah Desa Morong kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran dilakukan secara rutin setiap periode, sesuai dengan data penerima manfaat yang tercatat di desa.

Kades M Nur kepada penerima BLT menyampaikan, meski nilainya tidak terlalu besar uang tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan sehari hari, untuk biaya pendidikan anak, biaya jaminan kesehatan, modal usaha kecil dan untuk biaya cadangan darurat di rumah tangga.

"BLT tersebut memang tidak besar jumlahnya, namun diharapkan bisa membantu kebutuhan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," ucapnya M Nur.

Lebih jauh disampaikan M Nur, program penyaluran BLT di Desa Moring yang dilaksanakan, salah satu upaya membantu masyarakat kecil agar tetap bertahan di tengah kondisi ekonomi yang cukup berat. Pemerintah desa juga memastikan penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. **

Gunakan BLT Untuk Sekolah Anak dan Belanja Dapur

Parno, salah seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM), tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Parno menyebutkan, bantuan tersebut dipergunakan untuk kebutuhan anak sekolah serta belanja dapur bagi keluarganya.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan kami masyarakat kecil. BLT kemarin saya gunakan untuk kebutuhan anak sekolah dan belanja dapur," ucap Parno.

Bagi Parno dan keluarga lainnya, BLT bukan hanya sebatas bantuan tunai, tetapi juga bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap masyarakat desa yang masih berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit.

Penyaluran BLT di Desa Morong, diharapkan dapat terus memberi manfaat nyata bagi warga, serta menjadi penguat semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan desa. **Adv/JMSI


Ikuti Terus Pelitariau.com

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER