Kanal

LAMR Meranti dan Bengkalis Tidak ada Beri Mandat di Mubeslub LAMR Provinsi Riau di Pekanbaru

PELITARIAU, Pekanbaru - Mubeslub yang dilaksanakan di pekan baru pada Sabtu dan Minggu (16-17/04/2022) kemaren di hotel alpa diduga banyak rekayakasa serta manipulasi, salah satu nya menyatakan ada delapan kabupaten/ kota yang ikut dalam Mubeslub itu.

Kedelapan pengurus kabupaten/kota yang menggelar Mubeslub tersebut adalah, Kampar Pelalawan, Rohul, Inhil, Siak, Inhu, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti, ini yang disampaikan ketua panitia.

Namun dua kabupaten Meranti dan Bengkalis menyatakan tidak pernah memberi mandat atau ikut dalam Mubeslub di pekanbaru tersebut, dan pernyataan ini disampaikan oleh ketua LAMR Meranti Datuk Seri Muzamil dan ketua DPH LAMR Bengkalis seri Yan Said dan ketua MKA LAMR Bengkalis Zainuddin.

Dalam pernyataan ini, Datuk seri Muzamil Ketua LAMR Meranti dan Datuk Seri Yan Said dan Datuk Zainudin menyampaikan, LAM Riau Meranti dan Kabupaten Bengkalis tidak ikut serta dalam Mubeslub tersebut, bahkan tidak pernah memberi mandat kepada seseorang untuk bertindak atasnama pemangku Adat LAM Riau Meranti Kabupaten Bengkalis.

Datuk Seri Syahrudin Husin Ketua LAMR Kota Dumai menyatakan bahwa Mubeslub yang dilaksanakan itu tidak sah, hal ini bertentangan dengan AD/ ART terutama ketentuan Pasal 14 ayat (3), huruf a, b,c dan d, khusus huruf (d) disebutkan bahwa Mubeslub dapat dilaksanakan berdasarkan usulan 2/3 (dua per tiga) dari jumlah Lembaga Adat Kabupaten/ Kota serta Rantau dan Kawasan.

Jika disimak  pernyataan dari Datuk Seri Muzamil selaku Ketua Umum LAM Riau Kabupaten Meranti yang menyatakan bahwa LAM Riau Kabupaten Meranti tidak pernah diberitahu apalagi dijemput untuk ikut melaksanakan MUBESLUB.

"Begitu juga Informasi yang disampaikan kepada saya oleh Datuk Seri Yan Said selaku Ketua Umum DPH dan Datuk Seri Zainuddin selaku Ketua Umum MKA LAM Riau Bengkalis, yang mengatakan bahwa LAM Riau Kabupaten Bengkalis tidak ikut serta dalam Mubedlub tersebut, bahkan TIDAK PERNAH memberi Mandat kepada seseorang untuk bertindak atasnama pemangku Adat LAM Riau Kabupaten Bengkalis, ini sangat disayangkan bahwa pernyataan “Pelaku MUBESLUB Alfa Hotel ” yang menyebutkan bahwa Kabupaten Meranti dan Bengkalis ikut menjadi Peserta Mubeslub tersebut ada lah kebohongan besar serta rekayasa dan manipulasi ," ujar Datuk Seri Syarudin Husin. **Prc7


Ikuti Terus Pelitariau.com

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER