Kanal

Indra Pomi : Titik Banjir di Jalan Sudirman Butuh Kolaborasi Pemprov Riau dan Pusat

PELITARIAU, PEKANBARU - Dinas PUPR Kota Pekanbaru telah mengusulkan penanganan banjir di titik jalan Sudirman Pekanbaru kepada Pemerintah Pusat.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (2/2/22).

Disebutkannya, Jalan Jenderal Sudirman merupakan Jalan Nasional, untuk penanganannya dibutuhkan kolaborasi dengan pemerintah Provinsi Riau dan Pusat.

"Sejak tahun lalu telah kita usulkan terkait penanganan banjir di beberapa titik dijalan Jenderal Sudirman itu," ujar Indra Pomi.

Penanganannya kata Indra Pomi, harus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).

Menurutnya, pihak balai tersebut juga sudah memberikan respon yang diharapkan. Penanganan banjir tersebut akan dimulai pada tahun ini.

Dari catatannya, setidaknya ada 4 titik banjir di jalan Sudirman Pekanbaru yang sangat urgent penanganannnya.

"Kita usulkan, ada 4 titik yang memerlukan penanganan. Diantaranya, di depan Purna MTQ, Awal Bross, di kawasan Pasar Buah, dan di sekitar Telkom," ungkapnya.

Masih kata Indra Pomi, Jalan Sudirman merupakan salah satu prioritas dalam penanganan banjir tahun 2022. Jalan protokol tersebut juga merupakan jalan yang menghubungkan sejumlah gedung pemerintahan, seperti Gedung MPP, DPRD Pekanbaru, Pemprov Riau, dan DPRD Riau.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru mengklaim, penanganan banjir sudah mencapai 25 persen. Pengendalian dan penanganan banjir telah  sesuai dengan master plan dan  sudah dimulai sejak tahun lalu.

PUPR Pekanbaru juga sudah memasukkan sejumlah program penanganan banjir dalam kegiatan tahun 2022. Di antaranya, perencanaan sejumlah pembangunan seperti bendungan kecil hingga drainase panjang.

Program penanganan banjir di Kota Pekanbaru, terus berjalan bahkan saat pergeseran anggaran tahun 2021 lalu.

Beberapa upaya lainnya yang sudah dilakukan oleh PUPR Pekanbaru sebelumnya, diantaranya normalisasi sungai di Sungai Sail, Sungai Batak dan Sungai Sibam. **Prc7


Ikuti Terus Pelitariau.com

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER