Kanal

Omicron Diprediksi Meningkat, Menkes: Jangan Panik dan Kematiannya Rendah

PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan kasus varian omicron akan naik dengan cepat dan tinggi, bahkan lebih dari kenaikan varian delta.  Namun, masyarakat tidak perlu panik dan tetap waspada karena hospitalisasi dan kematian omicron rendah. 

Hal itu disampaikan Menkes saat konferensi pers yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/1/2022). 

Menkes Budi juga mengatakan, jumlah kasus Covid-19 varian omicron di Indonesia sudah mencapai 1.600 orang. Jika dibandingkan dengan varian delta, tingkat perawatan di rumah sakit dan angka kematian omicron tergolong rendah. 

"Kita hanya perlu memastikan bahwa protokol kesehatan tetap dijalankan, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan mengurangi kerumunan," ujar Budi.

Untuk mendorong peningkatan disiplin kesehatan, pemerintah akan mempublikasikan tingkat kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan melalui aplikasi PeduliLindungi. 

"Tadi juga sudah diizinkan oleh bapak Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, diratas bawah data PeduliLindungi akan mengukur kedisiplinan protokol kesehatan boleh ditemukan di publik, sehingga kita bisa melihat lokasi-lokasi mana yang disiplin sampai ke level lokasinya, sehingga masyarakat bisa bantu mengontrol penggunaan PeduliLindungi," terang Budi.

Pihaknya meminta pemerintah daerah untuk tetap disiplin dalam melakukan pelacakan sesuai rasio yang ditetapkan. 

"Kami harapkan disiplin untuk melakukan testing 1:1000 penduduk per minggu itu tetap dijalankan dan strategi isolasi di rumah maupun isolasi terpusat dan rumah sakit tetap kita jalankan sesuai dengan protokol yang ada," pesan Menkes RI. **Prc7


Ikuti Terus Pelitariau.com

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER