PELITARIAU, PEKANBARU - Ketua Partai Ummat Provinsi Riau H Fauzi Kadir SH MSi menilai rencana pembangunan perkantoran twin tower (2 tower) di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru yang beberapa hari ini memicu kontroversi, bukan ide yang tepat. Pembangunan itu tidak akan bisa dinikmati oleh masyarakat.
"Wong Stadion Utama (peninggalan gubernur Rusli Zainal) yang menyedot hampir 2 Triliun aja gak dirawat. Ini malah mau bangun gedung 2 tower pula. Untuk apa itu, apa gak ada lagi ide yang lebih smart dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat," ujar Fauzi Kadir sebagaimana dikutip PELITARIAU dari berazam.com.
Menurut Fauzi Pemprov Riau hari ini tidak memiliki sensitivitas publik sebab disaat pandemi masih berlangsung, malah muncul ide yang tidak produktif dan tidak linear dengan apa yang dibutuhkan masyarakat Riau.
"Menurut saya, pembangunan tower itu sama dengan pembangunan yang mubazir, lebih banyak mudhorat daripada manfaat nya untuk Negeri ini. Sebab yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah bagaimana mereka bisa makan, pendidikan dan kesehatannya terjamin serta perekonomian nya juga meningkat. Masih banyak problem strategis yang harus dicarikan jalan keluar dan langsung bisa dikerjakan dan memerlukan biaya. Jika untuk rakyat dan kemakmuran rakyat, tak masalah dengan biaya yang dikeluarkan besar-besaran," kata Fauzi.
"Kalau ini (kebutuhan masyarakat) bisa dipenuhi Pemprov, saya angkat topi buat gubernur, bila perlu saya gendong dia," ujar Fauzi.
Fauzi bilang daripada membangun dua tower, lebih baik anggaran yang ada difokuskan untuk UMKM, hidupkan ekonomi kerakyatan serta selesaikan persoalan persoalan besar sektor pendidikan yang hari ini masih sengkarut. "Ide seperti ini baru namanya ide seorang pemimpin yang jelas dan punya visi yang jauh kedepan," lanjut Mantan Ketua HMI Yogyakarta ini.
Dikatakan Fauzi lagi, jika rencana pembangunan perkantoran 2 tower tersebut tetap dipaksakan, Pemprov Riau harus siap menghadapi implikasi dan konsekwensinya. "Untuk menghentikannya itu harus didemo, sebab kalau hanya berbalas pantun di media gak akan selesai," pungkas Fauzi teman dekat Mahfud MD dan Eggy Sujana ini.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Riau segera bangun dua bangunan tower di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru. Tower yang akan dibangun itu, berfungsi untuk perkantoran terpadu.
Ada pun dua bangunan yang rencananya akan dibangun tahun ini juga, yakni pertama 7 lantai, satu lagi setinggi 12 lantai. Di antara dua bangunan tersebut, nantinya akan dibangun jembatan penghuhung dengan konsep skybridge atau jembatan layang.
"Ya nanti nanti kita bangun," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto, Rabu (19/1/22).
Sebelum pembangunan dua tower perkantoran Pemprov Riau di Jalan Cut Nyak Dien itu dimulai, sejumlah perkantoran seperti Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pendidikan serta Inspektorat akan dibongkar.
Kegiatan perkantoran di instansi yang akan dibongkar itu nantinya akan ditempatkan di sejumlah gedung lainnya, seperti di Jalan Kuantan, Ronggo Warsito.
Tidak hanya itu, pembangunan dua bangunan tower itu nantinya juga akan menyasar perumahan warga di sekitaran Jalan Pepaya.
"Untuk perkantoran sebelum dibongkar nanti dihitung dulu nilainya. Nanti dilelang. Untuk rumah warga kita lakukan ganti rugi. Sistem anggaran multi years," papar Sekdaprov. **Prc7