PELITARIAU - PEKANBARU - Yayasan Buddha Zhu Chi Pekanbaru Bersama Tentara Nasional Indonesia, menggelar vaksinasi dosis pertama di kantor Buddha Zhu Chi Pekanbaru jalan Rajawali, Senin (27/9/2021).
Guna menghindari kerumunan dan membludak peserta vaksin, Penitia melakukan pendaftaran vaksin via online sehari sebelum pelaksanaan vaksinasi.
Pantauan PELITARIAU pada acara tersebut, terlihat pelaksanaan vaksinasi ini berjalan lancar, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Salah seorang peserta vaksin dari kalangan pelajar Stanley Orditrick Nyo (12), yang mengaku sebagai siswa SMP 4 Pekanbaru, terlihat senang saat di vaksin.
Menurutnya, Meski baru mengikuti vaksin tahap pertama, ia merasa lebih percaya diri mengikuti proses pembelajaran tatap muka di sekolahnya, walau saat ini masih 2 kali dalam seminggu atau lebih kurang 4 jam berajar tatap muka di sekolah.
"Sudah aman Om, tidak terasa sakit. Nunggu vaksin yang kedua lagi," ujarnya ditemani sang Ayah Nata Hedy Nyo.
Sementara, Nata Hedy Nyo SE MH orangtua Stanley Orditrick Nyo kepada wartawan mengatakan, ia membawa anaknya untuk divaksin lebih awal agar memberikan rasa nyaman saat berada di luar rumah, terutama saat mengikuti proses pembelajaran disekolah.
" Ya, Meski disekolah Stanley menerapkan prokes kesehatan, vaksin pelajar kan juga program pemerintah, dan itu harus kita dukung. Selain mendapatkan imun, kita turut sukseskan program Pemerintah," ujar Nata Hedy Nyo yang saat ini menjabat sebagai Sekertaris Projo Riau.
Sementara itu, PIC Vaksinasi Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Perwakilan Pekanbaru, Tommy Sulianto mengatakan, vaksinasi sudah kelima kalinya di laksanakan di Buddha Tzu Chi Kantor Perwakilan Pekanbaru di Jalan Rajawali. Vaksinasi pertama 200 dosis, vaksinasi kedua dan ketiga 300 dosis dan vaksinasi keempat dan kelima sebanyak 400 dosis.
"Untuk kali ini, terdapat vaksin Astra Zeneca untuk usia 18 tahun keatas dan Sinovac yang dapat diikuti anak-anak usia 12 tahun sampai 18 tahun. Dan tema kegiatan ini wujudkan Indonesia Sehat dengan Vaksinasi Covid-19," terangnya.
Ditambahkannya, vaksinasi terbuka untuk umum dan gratis. " Kegiatan Vaksinasi ini mendapat respon bagus dari masyarakat, baik yang mendaftar lewat link pendaftaran maupun yang datang langsung. Namun dosis vaksin terbatas," ujarnya.
Masih kata Tommy Sulianto, pihaknya merencanakan vaksinasi setiap Hari Senin, namun tergantung kesiapan faskes.
"Semua Relawan bekerja dengan suka cita, suka Rela dan selalu mengucap Puji Syukur," ujarnya. **Prc7