PELITARIAU, Meranti - Berkat keseriusan melakukan pencegahan dan penanganan Balita Stunting di Provinsi Riau Kabupaten Kepulauan Meranti barhasil meraih Juara I Penilaian Kinerja Pencegahan Stunting Se-Provinsi Riau Tahun 2021 yang ditaja oleh Pemerintah Provinsi Riau, hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Tim Penilai Kinerja Kabupaten Kota Dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Provinsi Riau, Heriyanto, yang juga menjabat Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Litbang Provinsi Riau, melalui Teleconfernce, Selasa (25/5/2021).
Turut menyaksikan Wakil Bupati Kep. Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Dr. H. Kamsol, Dirjen Pembinaan Otonomi Daerah Kemendagri yang diwakili oleh Direktur Ditjend Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Ir. Budiono Subambang, Kepala Bappeda Provinsi Riau Dr. Emri Juli Harnis dan OPD terkait Pemprov Riau dan Kabupaten/Kota Se-Riau.
Sekedar informasi, penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya diraih Kabupaten termuda di Riau ini setelah sebelumnya berhasil menyabet seluruh kategori penilaian Kinerja Kabupaten Kota Dalam Pelaksanaan 4 aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2020.
Keberhasil ini seperti dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Meranti Dr. Misri Hasanto, tak terlepas dari pelaksanaan Program Strategis Bupati-Wakil Bupati Merati H.M Adil-H. Asmar, yakni "Ketuk Pintu Melayani Dengan Hati" karena melakui program ini dapat diketahui secara akurat berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat termasuk dibidang kesehatan seperti Ibu Hamil dan Balita sehingga dapat ditanggulangi secara cepat, dan tepat sasaran.
"Karena dari program "Ketuk Pintu Melayani Dengab Hati Ini" kita sudah memiliki data base permasalahan yang dihadapi masyarakat untuk dituntaskan secara cepat dan tepat sasaran," jelas Misri.
Selain itu juga pelaksanaan Inovasi strategis yang menjadi andalan Kabupaten Meranti yakni Posyandu Remaja yang diklaim mampu mencegah Stunting, melalui program ini para remaja yang nantinya akan menjadi Calon Ayah dan Calon Ibu dibina sejak dini terkait bagaimana cara mengasuh dan membesarkan anak dengan baik.
Berkat perannya Posyandu Remaja Meranti ini juga berhasil meraih prestasi sebagai Posyandu Remaja terbaik III Nasional. Kini Posyandu Remaja telah menjadi kebijakan daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, dimana setiap Desa Wajib memiliki Posyandu Remaja sebagai upaya pencegahan Stunting sejak Dini.
Lebih jauh dijelaskan Kadiskes, penilaian Kinerja Kabupaten Kota Dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Provinsi Riau ini dilakukan secara Independen dengan melibatkan para Akademisi, OPD Provinsi Riau yang terkait dengan penurunan angka Stunting, Instansi Vertikal dan lainnya.
Dalam kegiatan ini 5 Kabupaten/Kota yang mengikuti penilaian yakni Kabupaten Meranti, Kampar, Rokan Hilir, Rokan Hulu, serta Pelalawan yang mengikuti secara Daring selama 2 hari penuh.
Diminta untuk melakukan ekspos atau pemaparan Pelaksanaan Kinerja Penurunan Stunting di Kabupaten masing-masing yang meliputi proses Perencanaan, Penganggaran, Pelaksanaan, Pemantauan, dan Evaluasi Program/Kegiatan Intervensi Gizi Spesifik dan Sensitif untuk pencegahan dan penurunan angka Stunting.
Untuk Kepulauan Meranti disampaikan oleh Sekda Meranti Dr. H. Kamsol MM bersama Wakil Bupati AKBP ( Purn) H. Asmar didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Misri Hasanto M.Kes, Sekretaris Bapeda Randolf serta Kepala OPD terkait lainnya.
Pada kesempatan itu Sekda Kamsol, juga memaparkan berbagai upaya yang dilakukan Pemkab. Meranti dalam menekan angka Stunting diantaranya adalah :
1. Kunjungan ke Posyandu per bulan
2. Manfaatkan KRPL ( Kawasan Rumah Pangan Lestari ) untuk memenuhi Gizi Keluarga Balita
3. Pemanfaatan BPNT bagi keluarga Balita Stunting
4. Pemanfaatan JKN sebagai Jaminan kesehatan Keluarga Balita Stunting
5. Pemanfaatan PAUD bagi Balita stunting
6. Cegah Stunting dgn Sanitasi yang layak bagi Masyarakat
7. Pemanfaatan PKH bagi keluarga Balita Stunting
8. keikutsertaan ibu hamil kelas Parenting
9. Peran serta keluarga pada BKB di Desa
10. Pemberian TTD ( Tablet tambah Darah ) bagi Remaja Putri
11. Pemberian Vitamin A bagi Bayi dan Balita
12. Pemberian Vitamin A bagi Bumil
Selanjutnya berdasarkan hasil penilaian Tim Panelis Kinerja Kabupaten Kota Dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Provinsi Riau, Kabupaten Kep. Meranti berhasil meraih Juara I Se-Provinsi Riau dengan Skor Nilai 84, mengungguli Kabupaten Kampar ditempat kedua dengan Skor 76, Rokan Hulu ditemoat ketiga dengan Skor 76, Rohil Keempat dengan Skor 72 dan kelima Kabupaten Pelalawan dengan Skor 70.
Keberhasil ini dikatakan Misri juga berkat dukungan dan sinergitas dari semua pihak termasuk pihak perusahaan PT. RAPP, PT. Timah dan Bank RiauKepri dalam bentuk bantuan Program CSR, diantaranya Berupa PMT, Bantuan Modal bagi keluarga Desa Lokus Stunting, dan kegiatan lain di Posyandu, sehingga berdampak pada Penurunan Prevalensi Angka Stunting di Kabupaten termuda di Provinsi Riau ini. **