PELITARIAU, Inhu - Kegiatan silaturahmi pererat hukwah di bulan yang penuh berkah bersama managemen PT PLN (persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelangggan (UP3) Rengat, di wisma five Boy5 Pematangreba, kecamatan Rengatbarat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) - Riau, Rabu (29/05/ 2019).
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, seluruh staf managemen PT PLN UP3 Rengat, Wartawan Liputan Inhu, anak yatim dan Duafa.
Meneger PLN (UP3) Rengat, Erwin Guanawan, dalam kesempatan itu menyampaikan, tentang handalan kelistrikan Nasional dapat terwujud sumber listrik sudah jauh lebih baik di tambah pembangkit sewah listrik dari Lirik saat ini. Program ini merupakan program tematik promo layanan tambahan daya untuk pelanggan Teganggangan Rendah (TR) semua golongan tarif dengan memberikan diskon Biaya Penyambungan (BP) sebesar 50 persen. Khusus untuk pelanggan tarif sosial dengan peruntukan rumah ibadah di berikan gratis BP (diskon 100%).
Lanjutnya, pelanggan yang melakukan tambah daya tegangan rendah mulai daya 220 VA sampai dengan 197 KVA yang mendaftar dan melakukan pembayaran mulai tanggal 17 mei 2019 sampai dengan 28 juni 2019 dengan kreteria sebagai berikut, tanpa perubahan fasa 1 fasa ke 3, atau sebaliknya, tanpa migrasi dari prabayar ke paska bayar atau sebalik nya, tampah mengubah golongan tarif peruntukannya, pelanggang yang mengajukan tambah daya dan sekaligus berahli ke tarif layanan khusus premium/B2B, tetapi tidak berlaku sebaliknya,
Seterusnya, kata Erwin Guanawan, wajib melunasi seluruh kewajiban tagihan kecuali pelanggan TNI dan POLRI tetap dapat mengikuti program ini walaupun masih memiliki tagihan dengan mendaftar melalaui loket PLN.
"Pelanggan yang mengikuti program ini tidak di kenakan penyusuaian Jaminan Langganan (JL). Pelanggan yang mengikuti program gemerlap lebaran 2019 baru dapat mengajukan permohonan turun daya, minimal 1 tahun sejak realisasi tambah daya," ungkap Erwin Gunawan.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemberian bantuan sosial kepada anak yatim dan duafa serta tausiah ustad Fadillah.
Dalam kesempatan itu, menjelang berbuka tausiah singkat disampaikan ustad Fadillah, tentang berbagi kepada anak yatim dan duhafa.
"Apabilah kita saling berbagi kepada anak yatim dan duhafa walupun sebesar biji kurma rizky kita akan allah tambah," kata ustad Fadillah.
Dijelaskanya, selalu bersyukur atas rizky yang kita terima dalam al-quran sebgaimana artinya; jika kamu mensyukuri nikmat ku kata (allah) niscaya akan ku tambah, jika engkau mengkufuri nikmat ku niscaya azab mu amat lah pedih. ** Andri Winata