Kanal

BPN Desak Pemfitnah Nenek Irah yang Peluk Prabowo Minta Maaf

PELITARIAU, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno prihatin atas tuduhan yang dilemparkan kepada Irah, nenek yang hadir di kampanye Prabowo di Nusa Tenggara Barat (NTB). BPN menilai tuduhan Nenek Irah mendapatkan imbalan uang Rp 500 ribu sangat tidak manusiawi.

"Penggiringan opini sesat terhadap Nenek Irah ini sangat tidak manusiawi dan tentu sangat memprihatinkan," ujar juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Habiburokhman, kepada wartawan, sebagaimana diberitakan detik.com,  Kamis (28/3/2019).

Sebelumnya, beredar video di media sosial seorang nenek mengaku diberi uang Rp 500 ribu setelah berfoto bersama Prabowo dalam kampanye di Mataram, NTB. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan mereka tak pernah bagi-bagi duit.

Video tersebut beredar di media sosial seperti dilihat Rabu (27/3) dengan narasi si nenek berkerudung hijau diberi duit Rp 500 ribu setelah berfoto dengan Prabowo di atas panggung. Sebelumnya, dalam kampanye Prabowo di Mataram, ada nenek-nenek merangsek ke panggungnya. Momen nenek-nenek berkerudung hijau merangsek ke panggung Prabowo itu diunggah elite BPN seperti Dahnil Anzar Simanjuntak dan cawapres Sandiaga Uno.

Belakangan, si nenek berbicara dalam video lainnya yang menyatakan dirinya tidak menerima uang seperti disebut-sebut lewat video yang beredar sebelumnya. Jubir BPN Andre Rosiade membagikan video klarifikasi nenek berkerudung hijau itu diunggah di akun YouTube 'Lintas NTB'. Seperti dilihat detikcom, Rabu (27/3), si nenek menceritakan awal mula kunjungannya sampai bisa naik ke panggung saat ditanya seorang lelaki dalam video.

Si pria yang bersama nenek dalam video klarifikasi itu lalu menanyakan soal isu menerima duit Rp 500 ribu setelah berfoto bersama Prabowo. Sambil menangis, si nenek membantah tuduhan itu.

Si nenek, yang disebut bernama Irah, mengaku takut setelah video tentang menerima duit Rp 500 ribu itu viral. Dia meminta video itu dihapus saja. **prc


Ikuti Terus Pelitariau.com

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER