Kanal

Haji Lulung PPP: Saya Tidak Kenal Romahurmuziy

PELITARIAU, Jakarta-Abraham Lunggana atau yang akrab disapa Haji Lulung menganggap enteng kabar pemecatannya oleh Romahurmuziy, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan versi Muktamar Surabaya. Menurutnya, SK pemecatan itu tak berdampak apapun baginya, dia tetap memimpin DPW PPP DKI Jakarta.


"Ke saya enggak ada ekses apa-apa," kata Lulung .

Lulung menjelaskan, dia merupakan ketua DPW PPP di bawah kepengurusan Djan Faridz yang terpilih sebagai ketua umum versi Muktamar Jakarta. Sebab itu, dia tidak mengakui kepemimpinan Romahurmuziy atau Romi.

"Jadi, saya tidak mengakui Romahurmuziy itu ketua umum saya. Jadi tidak berpengaruh," ujarnya.

Dia mengaku ada di pengurusan versi Djan Faridz. "Saya tidak mengenal Romahurmuziy, di mata hukum." 

Dijabarkannya, DPW DKI Jakarta itu merupakan struktur di bawah pimpinan pusat yang diketuai Djan Faridz. Pimpinan daerah tingkat I versi Romahurmuziy dipegang orang lain dan dia tak mau tahu.

"Jadi dia tidak bisa mecat saya, dia muktamarnya Surabaya, saya muktamarnya Jakarta."

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Surabaya Romahurmuziy memecat Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP DKI Jakarta, Abraham Lunggana, yang akrab disapa Haji Lulung sejak 30 Oktober 2014. Sebagai penggantinya, PPP mengangkat Wakil Ketua DPW PPP DKI Jakarta Joko Krismianto.

"Surat Keputusan tanggal 30 Oktober, tapi baru diterima kemarin SK-nya," kata Joko ketika dihubungi Jumat 7 November 2014.

Menurut Joko, dalam SK yang ditandatangani oleh Romahurmuziy selaku Ketua PPP dan Sekretaris Jenderal PPP Ainur Rofiq disebutkan bahwa Haji Lulung telah melanggar disiplin partai.

"Berdasarkan surat saya dianggap mampu mengganti Lulung," ujarnya.

Atas keputusan Dewan Pimpinan Pusat PPP itu Haji Lulung menurut Joko telah menerima. Pasalnya, Lulung telah melakukan pilihan politik untuk mendukung Djan Faridz sebagai Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta.
(VIVAnews )-
 

Editorial: Rio Ahmad


Ikuti Terus Pelitariau.com

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER