DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Suyadi: Pemasukan PAD Masih Pada Angka di Bawah

Editor :Jarmain Senin,10 Oktober 2016 | 23:03:19 WIB
Suyadi: Pemasukan PAD Masih Pada Angka di Bawah Ket Foto : Wakil Ketua I DPRD Rohil Suyadi SP

PELITARIAU,Rohil- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hilir (Rohil) Suyadi SP menerangkan, meskipun sudah memasuki akhir tahun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih terkesan jalan ditempat. Dan ini menjadi masalah atau kendala yang tidak bisa didiamkan begitu saja.

 

Dalam laporan terakhir yang diberikan oleh Pemerintah Daerah beberapa waktu lalu kata Suyadi, pemasukan PAD baru di kisaran angka Rp 21 miliar.

 

Pihak legislatif tambah Suyadi telah melakukan preasure terhadap berbagai lembaga pemerintah eksekutif untuk meningkatkan lagi pendapatan dari masing-masing cabang. Seperti dari parkir, sarang walet dan berbagai jenis usaha yang ada di Rohil dan masuk ke dalam skala prioritas PAD.

 

Lanjut Wakil Ketua DPRD Rohil ini, Legislatif telah melakukan legalisasi terhadap penggunaan Perda yang dibutuhkan oleh daerah untuk meningkat PAD dari masing-masing cabang yang ada.

 

Tapi yang disayangkan pada laporan terakhir pendapatan masih berada pada angka di bawah ekpaktasi yang diharapkan. Hal ini yang menjadi pertanyaan besar yang harus dicari jawabannya secepat mungkin.

 

Lebih pastinya kata Suyadi Pemda harus lebih giat lagi dalam menggali berbagai potensi yang ada. “Jangan dibiarkan begitu saja, jika itu terjadi nantinya malah akan membuat kita semakin terlena lagi dengan keadaan PAD yang ada. Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut harus ada langkah aktif untuk mencari jalan keluarnya,” beber politisi PDIP ini.

 

Sejauh ini dalam pantauan yang dilakukan oleh lembaga legislatif yang mempunyai fungsi pengawasan, memang banyak terkendala pada aplikasi di lapangan. Sehingga walaupun Perdanya sudah kuat, aksinya yang masih setengah. Jika hal ini dibiarkan tambah Suyadi malah nantinya akan membuat kemunduran bagi daerah.

 

“Seperti yang diketahui kita terus mempertanyakan pertanggung jawaban daerah dari Perda yang diusulkan dan kita sahkan. Jika penggunaan Perda itu tidak sesuai lagi bagi daerah untuk mengangkat PAD ya untuk apa dibuat. Jadi sampai hari ini memang masih stagnan,”ujarnya.***Jr

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved