DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Gunakan Pakaian Khas Jawa, Bupati Inhu Tutup Gelaran Semarak Seni Budaya

Editor :Rio Ahmad Minggu,09 Oktober 2016 | 17:06:37 WIB
Gunakan Pakaian Khas Jawa, Bupati Inhu Tutup Gelaran Semarak Seni Budaya Ket Foto : Tari persembahan pada acara penutupan Gelaran Semarak Seni Budaya

PELITARIAU, Inhu - Mengenakan pakaian khas Jawa lengkap dengan blangkon, Bupati Inhu H Yopi Arianto menutup secara resmi gelaran Semarak Seni Budaya Bulan Muharram 1438 H yang diselenggarakan di Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida, Sabtu (8/10) malam.

Acara penutupan Semarak Seni Budaya Bulan Muharram 1438 H berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan masyarakat. Pada kegiatan tersebut turut ditampilkan sejumlah kesenian tradisional diantaranya Reog Ponorogo, Kuda Kepang, Pencak Silat serta lomba parade nasi tumpeng. Total, ada sebanyak 66 tumpeng yang dihadirkan dengan satu maskot tumpeng raksasa seberat satu kwintal.

Menurut Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudsata) Inhu, Armansyah, lomba parade nasi tumpeng ini merupakan yang pertamakalinya digelar pada peringatan tahun baru Islam yang selalu dilaksanakan Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida. Karena itu, kedepannya ia berharap, lomba tumpeng ini menjadi ciri khas pada setiap peringatan tahun baru Islam.

"Mudah-mudahan ditahun-tahun yang akan datang semarak menyambut bulan muharram ini akan terus dilaksanakan dengan hadiah yang lebih menarik lagi," ungkapnya.

Melihat efek positif dari kegiatan ini, Armansyah mengungkapkan bahwa Pemkab Inhu telah menetapkan Desa Titian Resak sebagai pusat dilaksanakannya gelaran semarak seni budaya tingkat Kabupaten Inhu dan menjadi agenda rutin tahunan.

Sementara itu, Bupati Yopi memberikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Menurut Bupati, kemeriahan semarak seni budaya tahun ini berbeda dengan gelaran semarak seni budaya di tahun sebelumnya. Ia mengaku bangga karena kegiatan ini mampu menarik kebersamaan bagi seluruh suku yang ada di Kecamatan Seberida untuk bersatu mensukseskan penyelenggaraannya.

Selain itu, lanjut Bupati, kegiatan semarak seni budaya bulan Muharram ini merupakan yang pertama kali diadakan di wilayah Propinsi Riau. Ia berharap, event ini menjadi percontohan bagi daerah lainnya dalam setiap menyambut dan memperingati tahun baru Islam sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi diantara seluruh masyarakat dan pemerintah daerah.

Berdasarkan hasil penilaian, untuk juara pertama lomba parade tumpeng semarak seni budaya bulan Muharram diraih RT 09 Desa Titian Resak. Sedangkan, untuk juara kedua dan ketiga diraih RT 18 dan SD Negeri 005 Desa Titian Resak.(prc/hms)

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved