DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Melalui Gerakan Tanam Padi Serentak Wujudkan Swasembada Pangan Meranti

Editor :Eka Gusmidarti Selasa,27 September 2016 | 05:53:00 WIB
Melalui Gerakan Tanam Padi Serentak Wujudkan Swasembada Pangan Meranti Ket Foto : Bupati Meranti bersama Kapolres, Dandim, Danrem Kasi Ter,Ketua DPRD Meranti,Kadis Pertanian Prov Riau, K Bakorlu Prov Riau, Penanggung Jawab Upsus Pajale Prov Riau Lakukan Penanaman Padi Serentak di Desa Topang

PELITARIAU, Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Melalui Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) bersama Pangdam Bukit Barisan bekerja sama dalam mewujudkan swasembada pangan dunia melalui gerakan tanam padi serentak di Desa Topang Kecamatan Rangsang.

Melalui gerak tanam serentak pada lokasi cetak sawah di wilayah kodim I/Bukit Barisan kita wujudkan swasembada pangan nasional berkelanjutan

Topang 27 septembar 2016 adalah salah satu upaya untuk mengatasi kekurangan pangan, hal tersebut di dukung pemerintah Meranti melalui bantuan menambah alat pertanian, benih, pupuk serta perluasan lahan.

Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan Msi dalam sambutannya selasa (27/9/16)mengatakan bahwa Sebelumnya saya pesimis ketika pertama pada bulan Ramadhan peninjauan lahan apakah akan berhasil namun alhamdulillah kita hadir hari ini optmisi melihat lahan marginal yang awalnya sulit sudah di sulaap menjadi lahan pertanian yang menjanjikan.

"Alhamdulillah ketika saya datang lagi ke Desa Topang saya Optimis lahan marjinal yang sulit sudah di sulap menjadi lahan menjanjikan"Ungkap Irwan dengan Senang

Ia menambahkan bahwa dengan upsus pajale ini di harapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat meranti di masa yang akan datang.

Selain itu ia juga menghimbau agar Pada seluruh masyarakat Topang bisa menjaga keamanan dan saling bergandengan tangan membatu membangun Desa kita ini.

"Desa topang ini masih luas, masih banyak lahan marginal, Saya harap tidak hanya padi tetapi pertanian lainnya bisa di tanam di topang. Saat ini suplay bahan makanan membuat harga bahan pokok semakin mahal, karena meranti masih banyak lahan yang tidur alhasil kita masih impor dari negri jiran" Bebernya.***ek

 

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved