DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Diduga Rumah Retak Akibat Getaran Mobil CPO PT. Inecda

Editor : Selasa,07 Oktober 2014 | 08:06:00 WIB
Diduga Rumah Retak Akibat Getaran Mobil CPO PT. Inecda Ket Foto : Rumah Retak Diduga Akibat Getaran Mobil Angkutan CPO

PELITARIAU, Rengat- Diduga banyaknya rumah warga disepanjang jalan di Sei. Kemiri , Kemang Manis , Bukit Selasih dan Binjai di Kec. Rengat Barat retak akibat angkutan CPO milik PT. Inecda S$G. Dimana jalan yang dilalui iringan truck angkutan CPO ini menimbulkan getaran yang kuat sekali terhadap lingkungan sekitarnya.

 

Selain rumah yang retak warga disepanjang jalan yang dilalui kenderaan angkutan CPO PT. Inecda ini juga merasa ketakutan. Sehingga banyak yang keluar rumah, kalau mendengar iringan mobil angkutan CPO ini melintas.


"Jika mobil pengangkut CPO melintas dan keluar  Desa  dengan beriringan , saya tidak berani berdiam diri di dalam rumah , saya lari keluar rumah", sebut Istri  Muhammad Husaein kepala SDN 020 Kemang Manis Desa Pematang Jaya Kec. Rengat Barat, Selasa (7/10) kepada wartawan di kediamannya.

Dikatakannya  kalau sudah truck pengangkut CPO keluar desa getaran yang dirasakan sangat keras, " kita sangat  khawatir kalau rumah kita ambruk, sebab getaran yang dirasakan bagai gempa bumi" sebut ibu 3 anak ini.

Ditempat terpisah, Wati (48) warga dusun Sei. Kemiri yang didampingi Gumirah yang juga Sekdes Pematang Jaya Kec. Rengat Barat  sangat kesal dan kecewa dengan Perusahaan PT Inecda. Sebab didinding rumahnya banyak yang retak akibat getaran truck pengangkut CPO yang melewati jalan depan rumahnya.
 

Ditambahkan Gumirah dirinya berharap agar perusahaan Perkebunan PT Inecda S&G cepat menyelesaikan masalah ini. Jangan mengulur ngulur waktu,   pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten diharapkan juga dapat turut menyelesaikan permasalahan ini dengan secepatnya. (cr. rio)

 

Editorial: Rio Ahmad

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved