DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Dalam Program Desa Bebas api

PT RAPP Beri Pelatihan 9 Crew Leader Cara Menggunakan Hand Tractor

Editor :Andri Winata Senin,14 Maret 2016 | 12:03:30 WIB
PT RAPP Beri Pelatihan  9 Crew Leader Cara Menggunakan Hand Tractor Ket Foto : Keterangan Poto: 9 Crew Leader dari sembilan desa di kabupaten pelalawan saat diberikan pelatihan pengoperasian hand tractor di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT), Town Site 2 Pangkalan Kerinci.jpg

PELITARIAU, Pelalawan- Dalam program Desa Bebas api atau Free Fire Village (FFV) ada skitar  9 Crew Leader dari sembilan desa di kabupaten pelalawan  yang mengikuti Pelatihan Pengoperasian Hand Tractor, Jumat (10/3) di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu  (BPPUT), Town Site 2 Pangkalan Kerinci. Pelatihan ini adalah merupakan bagian dari program Desa Bebas Api yang bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat melalui Crew Leader agar membuka lahan tanpa dibakar.

 

Untuk Para Crew Leader  sendiri  berasal dari Desa Pelalawan, Sering, Kuala Tolam, Kuala Panduk, Petodaan, Teluk Meranti, Segamai, Teluk Binjai, dan Pulau Muda.Pelatihan ini sendiri,  menghadirkan teknisi dari salah satu produsen hand tractor di Indonesia, Joko. Di depan peserta, Joko menjelaskan Hand Tractor mampu mengerjakan lahan yang luasnya sekitar satu hektar dalam sehari. Ia juga mempraktekkan cara penggunaan hand tractor di lahan yang disediakan.

 

Helmi salah seorang crew leader dari Desa Kuala Tolam yang akrab disapa Yung Romi mengaku alat tersebut akan sangat bermanfaat bagi desanya.  Apalagi alat tersebut dapat digunakan untuk masyarakat desanya yang sehari-hari bermata pencaharian sebagai petani karet dan sawit.

 

''Traktor ini tentu sangat kami dambakan oleh masyarakat di desa saya, desa Kuala Tolam. Dulunya kami hanya memakai tenaga kami untuk mengolah tanah dan butuh waktu yang lama. Setelah ini kami dapat memakai hand tractor yang dapat mempersingkat waktu bekerja kami,''  Ujanya.

 

Selain itu,  selama ini kita belum pernah menggunakan hand traktor di lahan miliknya yang luasnya sekitar 22 hektare. Dengan adanya hand traktor ini sendiri tentu bukan hanya dipergunakan untuk saya saja, akan  tetapi juga untuk masyarakat desa yang pasti ingin memanfaatkan alat tersebut agar kami bertani dengan mudah. Apalagi alat ini tidak untuk disewakan, kami akan pelihara bersama-sama, Kata Helmi.

 

Sementara itu,  Agriculture Asistance PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Johansyah dalam keterangannya mengatakan nantinya setiap desa mendapatkan satu hand tractor. Adapun tujuan pemberian alat tersebut adalah  merupakan bagian dari salah satu program Desa Bebas Api yang telah dibentuk RAPP pada tahun 2014 lalu.

 

Tidak hanya untuk  mengolah lahan, alat tersebut juga berguna untuk mencegah masyarakat membakar membakar lahan. Sebab, hand tractor tersebut juga dapat digunakan untuk membuka lahan. ''Ini juga bentuk pemberdayaan Masyarakat Peduli Api (MPA) di sembilan desa tersebut. Ini sifatnya hibah dari kita untuk masyarakat. Mereka hanya tinggal menjaga saja dan tentu saja tidak boleh disewakan,” Ungkap  Johansyah.*** 

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved