DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Harga Bahan Pokok Tak Kunjung Menurun, Pedagang Daging Sapi Milih Daging Impor Dari Luar

Editor : Senin,11 Januari 2016 | 15:59:38 WIB
Harga Bahan Pokok Tak Kunjung Menurun, Pedagang Daging Sapi Milih Daging Impor Dari Luar Ket Foto : Disperindag Provinsi Riau Saat Lakukan Sidak kepasar Sukaramai Pekanbaru, Senin (11/01)
PELITARIAU, Pekanbaru- Pedagang di pasar sukaramai Pekanbaru keluhkan harga pangan yang tak kunjung turun sejak tahun baru kemari, akibatnya banyak pedagang yang mengimpor dagangannya dari luar, khususnya pada daging sapi, pedagang lebil memilih daging Impor dari Australia di bandingkan daging sapi dari lokal, karena harganya lebih murah.
 
"Kami memilih daging impor karena harganya lebih murah dibandingkan harga sapi lokal, kami tidak mau mengambil resiko kerugian karena modal kami keci," ujar salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Sukaramai Pekanbaru.
 
Selain itu kenaikan juga terjadi pada bumbu dapur seperti cabai merah dan bawang merah, pada dasarnya harga cabai di Pasar Sukaramai Pekanbaru mengalami kenaikan dari harga sebelumnya hanya 40 ribu rupiah menjadi 43 ribu rupiah perkilo gramnya.
 
Sementara, harga daging ayam potong yang sebelumnya Rp22 ribu naik menjadi Rp24 ribu. Hal ini diikuti naiknya harga telur ayam yang per-papannya semula dijual Rp38 ribu naik menjadi Rp40-42 ribu. Harga tersebut rata-rata naik Rp2 ribu.
 
Pedagang yang ditemui pelitariau.com di Pasar Sukaramai tersebut mengutarakan keresahannya terhadap harga bahan pangan yang tak kunjung stabil ini.
 
Namun Kadisperindag Provinsi Riau M Firdaua menyatakan akan mencari tahu apa permasalahan sebenarnya yang terjadi di pasar sukaramai, ia juga akan memanggil distributor dan agen dari bahan baku tersebut.
 
Firdaus juga mengkhawatirkan akan memberatkan kepada konsumen "yang jumlah keluarganya banyak, seharusnya dengan uang 100 ribu bisa dapat banyak, dengan harga poko yang masih naik ini menjadi sedikit pada jumlah tingkatan konsumsinya," ungkap Firdaus kepada pelitariau.com.
 
Namun meski beberapa komoditas naik, ternyata harga minyak goreng mengalami penurunan dari Rp21 ribu menjadi Rp19 ribu per kilo.***osp
 
Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved