DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Gencatan senjata tujuh jam di Gaza runtuh hanya dalam enam menit

Editor :Ramdana Senin,04 Agustus 2014 | 10:26:00 WIB
 Gencatan senjata tujuh jam di Gaza runtuh hanya dalam enam menit Ket Foto : Paramedis Palestina membawa seorang anak perempuan terluka akibat serangan udara Israel di sebuah ru. alarabiya.net

PELITARIAU - Gencatan senjata kedua di Gaza runtuh hanya dalam waktu enam menit, setelah jet F16 milik Israel menghancurkan sebuah rumah di kamp pengungsi dekat pantai, menewaskan seorang anak perempuan berusia delapan tahun serta melukai puluhan orang lainnya.

Saksi dan beberapa koresponden kantor berita AFP berbasis di sebuah hotel di dekat lokasi melaporkan mendengar seperti suara peluit dari misil yang ditembakkan dari sebuah pesawat perang F16 sebelum menabrak sebuah rumah tiga lantai diapit di antara dua gedung-gedung tinggi di dalam kamp pengungsi Shati, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Senin (4/8), seperti dilansirmerdeka.com.

Seorang koresponden AFP mengatakan serangan terjadi pada pukul 14.06 WIB, hanya enam menit setelah gencatan senjata dimulai. Militer Israel mengatakan sedang menyelidiki insiden itu, namun tidak memberikan komentar lebih lanjut.

Dengan hanya sebuah gang sempit untuk menuju rumah itu, maka tidak memungkinkan peralatan penyelamatan diberikan ke lokasi kejadian. Sementara barisan panjang orang terlihat memungut puing-puing dari reruntuhan rumah itu dengan tangan mereka.

Setelah sekitar setengah jam, mereka berhasil menarik tubuh seorang gadis muda mengenakan piyama dari reruntuhan itu, di mana punggungnya tampak hancur di beberapa bagian.

"Setelah pukul 10.00 waktu setempat, sebuah jet F16 menembaki rumah-rumah. Tidak ada gencatan senjata. Bagaimana mungkin ada gencatan senjata, mereka adalah pendusta, mereka bahkan tidak menghormati komitmen mereka sendiri," kata Ayman Mahmud, yang tinggal di lingkungan itu.

Israel mengumumkan gencatan senjata sementara untuk memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan dan memungkinkan sekitar ratusan ribu warga Palestina mengungsi akibat perang sudah berlangsung hampir empat pekan itu untuk pulang.

Hamas mengatakan tidak akan mengamati gencatan senjata itu, dan memperingatkan orang-orang untuk berhati-hati saat berkeliaran ke jalan-jalan setelah pengaturan gencatan senjata sementara sebelumnya runtuh menjadi hiruk-pikuk pertumpahan darah.

Seorang pejabat pertahanan Israel mengatakan gencatan senjata, berlaku pukul 10.00 sampai pukul 17.00 waktu setempat (pukul 14.00-21.00 WIB), akan berlaku di mana-mana, tapi tidak di Kota Rafah, selatan Gaza, di mana pasukan darat Israel telah meningkatkan serangan mereka setelah tiga tentara negeri Zionis itu tewas dalam penyergapan Hamas pada Jumat lalu. (PR-cr.Ram)

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved