DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Sekda Meranti Hadiri Seminar Pengembangan Diri Sempena Peringatan HUT DW dan Hari Ibu

Editor :Herman Sabtu,22 Desember 2018 | 13:06:18 WIB
Sekda Meranti Hadiri Seminar Pengembangan Diri Sempena Peringatan HUT DW dan Hari Ibu Ket Foto : Sekda Foto bersama

PELITARIAU, Meranti - Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis SE MM, menghadiri acara Seminar Pengembangan Diri Sempena Peringatan HUT Dharma Wanita (DW) Ke-19 dan Hari Ibu Ke-90 Tahun 2018, dalam kegiatan tersebut, Sekda menghimbau para anggota DW untuk terus mengembangkan diri agar mampu melaksanakan perannya baik sebagai seorang ibu dan istri, bertempat di Aula Kantor Bupati, Sabtu (22/18/2018).

Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis SE MM, Ketua Darma Wanita Kepulauan Meranti Ny. Dr. Iriani Yulian Norwis, Nara Sumber I Wayan , Perwakilan GOW, Perwakilan PKK, Perwakilan Persip dan lainya.

Seperti diinformasikan kegiatan itu sendiri bertujuan untuk Peningkatan Pengembangan Diri Sebagai Ibu dan Istri ASN Sempena HUT Dharma Wanita Persatuan Ke-19 dan Peringatan Hari Ibu Ke-90 Tahun 2018.

Kegiatan diawali dengan peringatan HUT DW dan Hari Ibu Tahun 2018, yang ditandai dengan pemotongan tumpeng okeh Ketua DW Ny. Iriani yang diserahkan kepada Sekda dan para perwakilan ibu persatuan.

Selanjutnya mendengarkan sambutan Sekda Meranti H. Yulian Norwis, dalam sambutannya Sekda memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya acara itu, sebagai sebuah momentum yang baik dalam meningkatkan peran para istri PNS, dalam mendukung suami membangun Meranti lebih baik lagi kedepan.

"Apapun kondisi suami harus disyukuri dan sebagai istri wajib mendukung suami karena itu adalah berkah dari yang maha kuasa," ucap Sekda.

Dikatakan Sekda, Para ibu ibu DW harus bangga menjadi istri seorang PNS karena untuk menjadi seorang PNS itu tidak muda, untuk itu Sekda mengajak para istri PNS itu untuk terus mengembangkan diri agar dapat membina anak dan tak kalah penting menjaga dan menghargai suami.

Menyikapi kenakalan remaja yang seamkin marak di era milineal saat ini, menurut Seksa juga menjadi tanggung jawab para ibu dan suami untuk membina anak bagaimana membangun pola berfikir positif terhadap anak sehingga berahlak mulia. 

"Karena seperti diketahui kenakalan remaja acap kali dipengaruhi oleh lingkungan dan lingkungan terkecil ada dikeluarga untuk itu peran dari ibu PKK dan suami sangat berperan besar dalam pembentukan karakter anak," papar Sekda seraya mengajak para ibu untuk senantiasa berkomunikasi dengan anak.

Sementara itu, terkait perkembangan DW Kepulauan Meranti saat ini, diakui Sekda sudah banyak peningkatan dimana persatuan dan kesatuan antara anggota dan organisasi sejenis lainnya terbagun baik. Dan agar itu semakin kuat Sekda meminta para ibu DW tidak membedakan antara ibu pejabat dan staf karena pada dasarnya berstatus sama, sama-sama istri PNS yang mengemban tugas negara.

Apa yang dikatakan Sekda tersebut, disambut baik oleh Ketua DW Kepulauan Meranti Ny. Iriani Yulian Norwis. Diakuinya memang sudah kewajiban para ibu DE untuk membina generasi penerus agar terhindar dari segala hal yang berbau negatif. Dan tak lupa pula seorang DW tetap melaksanakan kodratnya dalam mendukung dan melayani suami.

Selain itu juga, dijelaskan Iriani pengurus DW harus pula dapat membina anggota dan memperkokoh persatuan dan kesatuan, meningkatkan pengetahuan, menjalin kerjasam dengan berbagai pihak terkait, melaksanakan kegiatan sosial, melakukan pembinaan mental anggota agar menjadi insan yang bertaqwa pada tuhan dan berkepribadian.

"Dan yang tak kalah penting DW juga harus mampu menempatkan diri p dalam mendukung pembangunan Daerah dan Nasional," ucapnya.

Terakhir, pemaparan dari Nara Sumber I Wayan Tariki yang berprofesi sebagai Motivator san Dosen Universitas Pariwisata Batam, menurutnya seorang ibu DW memiliki peran yang luar biasa dalam keluarga. Pertama harus dapat memenuhi kebutuhan anak mulai dari fisik, psikis, kecerdasan. Mampu mendekatkan diri anak pada kegiatan yang berbau spiritual. Sebagai pemberi stimulan pada anak. Dan terakhir selain berpera sebagai ibu juga berperan sebagai istri.

"Ibu DW merupakan tiang tiang keluarga dan negara jika kaum wanita baik maka baiklah keluarga dan negara itu begitu juga sebaliknya, terus kembangkan diri sesuai dengan potensi yang dimiliki agar menjadi ibu yang lebih baik dari sebelumnya " pungkasnya I Wayan. (Humas Pemkab. Meranti).

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved