DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Terkait Pohon Sawit Sebanyak 1440 Batang Mati Mendadak Masyarakat Mengadu Dengan Mantan Anggota DPRD

Editor :Fauzi Kamis,15 November 2018 | 21:10:52 WIB
Terkait Pohon Sawit Sebanyak 1440 Batang Mati Mendadak Masyarakat Mengadu Dengan Mantan Anggota DPRD Ket Foto : Fhoto Masyarakat Di Kantor Ketua LSM MPR Bernas

PELITARIAU, Inhu - Masyarakat Desa Talang Durian Cacar dan Desa Talang Sei Ekok Kec Rakit Kulim Kab Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dihebohkan dalam beberapa minggu ini kebun kelapa sawit  yang berada di Desa tersebut sebanyak 1440 batang sawit yang telah berumur 5 tahun mati secara mendadak.

Untuk mengetahui siapa oknum pelaku yang setega itu sampai mematikan batang sawit itu akhirnya perwakilan masyarakat setempat bersepakat melaporkan persoalan tersebut kepada Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Reformasi Berwawasan Nasional (LSM MPR Ber - Nas).

Perwakilan masyarakat juga sudah membuat surat kuasa yang bertanda tangan dari masyarakat sebanyak 3 orang antara lain Junaidi, Muhamad Handri Nasution dan Nasrun semuanya adalah berasal dari Desa Talang Bersemi Kec Batang Cenaku, Ujar Hatta Munir kamis (15/11/2018) kepada wartawan di Pematang Reba, Inhu.

"Untuk menindaklanjut laporan masyarakat Ketua LSM MPR Bernas Bung Hatta Munir sudah melayangkan surat kepada Bupati Inhu sebanyak 2 lembar," Pungkasnya.

Surat yang pertama dengan Nomor Surat 17/X/BER-NAS/2018 perihal mohon bantuan untuk menurunkan Tim terhadap pohon kelapa sawit yang mati secara mendadak di Desa Durian Cacar dan Desa Talang Durian Cacar.

Selanjutnya Surat Nomor 16/XI/BER-NAS/2018 perihal mohon bantuan untuk menghadirkan menajemen PT Bukit Betabuh Sei Indah (PT BBSI) agar secepatnya menyelesaikan sengketa lahan dengan masyarakat.

Alhamdulillah Kedua surat untuk Bupati tersebut sudah diterima melalui Sekda Pemkab Inhu, Jelas Mantan Anggota DPRD Inhu itu.**

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved