DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Ka Puskesmas Air Molek Berkunjung Ke Desa dan Kelurahan Untuk Antisipasi Penyakit DBD

Editor :Fauzi Rabu,17 Oktober 2018 | 23:25:34 WIB
Ka Puskesmas Air Molek Berkunjung Ke Desa dan Kelurahan Untuk Antisipasi Penyakit DBD Ket Foto : Fhoto Ka Puskesmas Airmolek, Arif Tri Wardoyo

PELITARIAU, Inhu - Kepala UPT Puskesmas (Kapus) Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengatakan, penyakit DBD masih menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat dimana saja berada.

“Dari wilayah kerja UPT Puskesmas Pasir Penyu pada bulan ini terdapat  2 kasus DBD pada tahun 2018" Kata Arif Tri Wardoyo kepada pelitariau.com, rabu (17/10/2018) setelah menggikuti Apel Bulanan dengan TNI, Polri, ASN dan seluruh Kades, Lurah, Kepala Sekolah TK, SD, SMP, SMA Sederajat se Kec Pasir Penyu bertempat di Halaman Kantor Korwil Diknas Pasir Penyu.

Sambung Kapus pada tahun 2018 ini terdapat Dua kasus DBD di Kota Air Molek kejadiannya di Desa Batu Gajah, untuk mengantisipasi agar tidak berjatuhan korban yang lainnya kami sudah membentuk Tim  Penyelidikan Epidemiologi ( PE) oleh petugas Surveylans dan juga sudah dilakukan fogging di rumah penderita dan lingkungan sekitarnya.

Lanjutnya Puskesmas Air Molek mengatasi hal tersebut sudah mensosialisasikannya terutama dengan pola kunjungan kelapangan dengan sasaran melalui kegiatan musyawarah dengan masyarakat di setiap Desa dan Kelurahan Puskesmas bersama Kades dan Lurah serta masyarakat dan merasa perlu untuk mengintensifkan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD secara bersama-sama.

“Kegiatan pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD diawali dengan kegiatan advokasi dan sosialisasi DBD tingkat Desa dan Kelurahan," ujarnya.

Cara penanggulangannya melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus, yaitu, Menguras penampungan air 1 minggu sekali, Menutup rapat tempat penampungan air, Mengubur dan memanfaat barang bekas, plus mencegah gigitan nyamuk.

"Sehubungan akhir pekan ini dengan telah tibanya musim penghujan biasanya berpotensi peningkatan jumlah kasus DBD untuk itu kita semua tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan dg cara 3 M plus Jumantik,” Pungkas Kapus Arif diaminkan sejumlah PNS, TNI dan Polri.

Kapuskesmas juga mengatakan, Gerakan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) merupakan program yangvsudah terjadwal untuk pemberantasan sarang nyamuk dan juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah perkembangbiakan nyamuk.

"Ka Puskesmas berharap kejadian penyakit DBD dapat ditekan di Desa dan Kelurahan khusus dalam Kota Air Molek pada umumnya.” Pungkasnya.**

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved