DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Buk Lurah Selatpanjang Barat: Sampah Itu Sangat Berharga

Editor :Herman Jumat,20 Juli 2018 | 09:01:00 WIB
Buk Lurah Selatpanjang Barat: Sampah Itu Sangat Berharga Ket Foto : Buk Lurah Selatpanjang Barat, Media Nova, S. Sos

PELITARIAU, Meranti - Sampah jadi berkah? Sudah banyak orang yang membuktikannya. Jika tak percaya, datang saja ke Bank sampah Kelurahan Selatpanjang Barat Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Kepulauan Merati,  jum'at (20/7/18)

Darwan Ketua Bank Sampah Selatpanjang Barat mengatakan kunci berkah dari sampah berada pada kemampuan memilah jenis sampah. Pengelola Bank Sampah Selatpanjang Barat  bahkan mengidentifikasi ada 9 jenis sampah yang bisa dijual yang merupakan turunan dari tiga jenis sampah utama, yakni kertas,  plastik, dan logam.

"Nasabah kita ajarkan memilah sehingga sampah bisa lebih mahal. Kita ambil seluruh sampah, dan kami mensosialisasi sampah ini dari kegiatan PKK sampai kegiatan pegajian-pengajian "tutur buk Lurah ditemui pelitariau. com. 

Menurut Buk Lurah setiap jenis sampah memiliki harga berbeda tergantung harga di dunia persampahan. Harganya dinamis tergantung pada harga yang ditentukan pabrik pengolah sampah.

"Jadi, barometer perubahan harga adalah pabrik," kata buk lurah. Ia mencontohkan sampah botol plastik kemasan. Bila botol plastik aqua yang besar Rp.150,kalau aqua gelas Rp.  4000 perkilonya. 

Pengelola menyebutnya sebagai residu, walau belakangan juga dimanfaatkan untuk membuat produk kerajinan tangan yang bisa dijual kembali

Selain berkah harta, pemilahan sampah yang tepat juga bisa membantu mengurangi sampah di lingkungan kita, khususnya sampah plastik. Buk Lurah juga mengingatkan bahwa sampah plastik bisa bertahan ratusan tahun di alam jika tidak diolah dengan benar.

Semua itu menjadi tanggung jawab kita semua, bukan hanya pemerintah atau otoritas lain. Dengan begitu, keberadaan bank sampah tidak bisa dipandang sekadar bisnis murni.

"Sekarang tinggal pilih, kita mau mendapat pahala jariyah atau dosa jariyah. Dosa jariyah itu kalau kita tidak peduli dengan sampah yang kita hasilkan sendiri," tutup buk Lurah.  **adit

 

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved