DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Rampas Kalung Nenek 80 Tahun, Begal di Inhil Langsung Diciduk Polisi

Editor :Syahbudi Senin,27 November 2017 | 20:26:00 WIB
Rampas Kalung  Nenek 80 Tahun, Begal di Inhil Langsung Diciduk Polisi Ket Foto : Tersangka baju kaos merah.

PELITARIAU, Inhil - Seorang pria berinisial Ar (41), warga Desa Lahang Hulu Kecamatan Gaung terpaksa diamankan petugas kepolisian, Minggu (26/11/2017) sore.

Pasalnya, pria yang kesehariannya sebagai petani ini diduga kuat menjadi pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) alias Begal. Korbannya adalah seorang ibu rumah tangga yakni Salma (80) warga Parit Sanggul Dusun Bedari Desa Bedari Tanjung Datuk Kecamatan Mandah.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung, S.IK, M.Si melalui Kapolsek Mandah IPTU Warno menerangkan, tindakan itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di jalan setapak dalam kebun kelapa di Parit Sanggul.

Waktu itu, Salmah bermaksud mengunjungi anaknya yang bernama Alan (59) yang masih tinggal satu Parit dengan korban. Perjalanan menuju rumah Alan, harus ditempuh korban dengan melewati jalan setapak di dalam kebun kelapa.

Ditengah perjalanan, korban berpapasan dengan seorang pria yang sempat menanyakan tujuan korban dan dijawab korban yang mengatakan akan ke rumah anaknya.

Korban kemudian meneruskan perjalanannya. Tiba-tiba dari arah belakang, korban merasa ada yang menarik secara paksa, kalung yang ada dilehernya. Saat korban berbalik, terlihat yang menarik kalungnya adalah lelaki yang tadi menegurnya.

Tersangka lalu kabur ke arah Parit Benteng dengan membawa kalung hasil rampasanya itu. Tak tinggal diam, korban lalu menjerit meminta pertolongan, namun karena suasana pagi itu sepi, tak ada orang yang mendengar jeritan korban.

Selanjutnya, si korban segera menuju ke rumah anaknya langsung menceritakan peristiwa yang menimpanya, sambil menyebutkan bahwa tersangka tersebut memakai kaos oblong berwarna merah.

Dari cerita itu, anak korban lalu meneruskan laporan tersebut ke petugas Polsek Mandah. "Akibat kejadian tersebut korban menderita kerugian seuntai kalung emas seberat 4,5 mayam, senilai Rp 7.875.000," kata Kapolsek.

Tak buang-buang waktu, petugas segera melakukan pencarian keberadaan pelaku. Hanya dalam waktu kurang dari 10 jam, seorang petani yang diduga menjadi pelaku begal itu akhirnya ditemukan di persembunyiannya dalam kebun Parit Sanggul Desa Bedari Tanjung Datuk Kecamatan Mandah sekitar pukul 17.30 WIB.

Kala itu, pelaku dibekuk tanpa perlawanan. Saat digeledah ditemukan barang bukti kalung emas milik korban dalam keadaan putus yang disimpannya di celana dalamnya.

"Saat ini, tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Mandah untuk dilakukan proses lebih lanjut," pungkasnya. ***Budi 

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved