DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Terungkap, Kasus Pembunuhan di Pekan Arba, Tembilahan Ternyata Sudah Direncanakan Oleh Pelaku

Editor :Syahbudi Selasa,17 Oktober 2017 | 16:37:41 WIB
Terungkap, Kasus Pembunuhan di Pekan Arba, Tembilahan Ternyata Sudah Direncanakan  Oleh Pelaku Ket Foto : Parang dan sarung tangan yang dibuang pelaku kedalam Parit dibelakang rumahnya

PELITARIAU, Inhil - Penyidikan kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Karya Kelurahan Pekan Arba, menemukan perkembangan baru. Dari beberapa fakta dan bukti baru yang ditemukan, bahwa pembunuhan terhadap korban Yanti, yang dilakukan oleh tersangka As (sebelumnya ditulis Az), ternyata pembunuhan sadis itu sebelumnya sudah direncanakan oleh tersangka. 

Hal itu dikemukakan oleh Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP Arry Prasetyo, SH, MH, dalam suatu percakapan dengan polresinhil.com, di Ruang Kerjanya, Selasa, (17/10/2017). 

Lebih jauh AKP Arry menuturkan, pada pemeriksaan awal, tersangka sempat berkilah, pembunuhan tersebut terjadi secara spontan, saat tersangka mendengar omongan korban. Tapi penyidik tidak serta merta mempercayai pengakuan tersangka. Hasil olah TKP dan kejelian dalam mengumpulkan bukti-bukti petunjuk, menuntun  penyidik menyimpulkan bahwa tersangka sudah merencanakan perbuatan tersebut, walau tersangka mencoba kabur dan menghilangkan barang bukti yang ada di TKP. "Tersangka sudah mempersiapkan alat untuk melakukan pembunuhan, sejak hari Selasa, 3/10/2017", beber Kasat.

Tersangka As, yang saat pemeriksaan didampingi oleh Pengacara Jumriadi, SH, mengaku merencanakan pembunuhan itu, karena merasa kesal dan sakit hati, mendengar perkataan korban yang menghina dirinya. Dalam menjalankan aksinya, tersangka yang mengetahui kebiasaan di keluarga korban, memilih waktu eksekusi di pagi hari, karena selain lingkungan yang sepi, suami korban juga sudah pergi keluar rumah untuk melaksanakan aktivitas. 

Ditambah Arry Sebilah pisau, sepanjang 28 cm, dan sarung tangan yang terbuat dari bahan karet, juga menjadi alat bukti baru. 

"Tersangka kemudian pura-pura belanja, agar korban tidak curiga", tambah AKP Arry.

Setelah menjalankan aksinya, tersangka kemudian mencuci baju, celana dan pisau, lalu membungkusnya dengan karung plastik, dan selanjutnya meletakan karung tersebut dalam parit di belakang rumah tersangka. Atas perbuatannya, tersangka terancam pasal 340 KUHP, tentang Pembunuhan Berencana yang berunyi "Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.

Sebelumnya, warga Jalan Karya Pekan Arba Tembilahan, menjadi gempar, saat jasad Yanti ditemukan tewas bersimbah darah, di dalam warungnya, Rabu, 4/10/2017. Tim Harat Unit Opsnal Sat Reskrim akhirnya berhasil membekuk tersangka, yang mencoba menghindar dari tanggung jawab.***Budi

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved