DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Bupati Mursini Lepas 2 Santri Ponpes KH.Ahmad Dahlan ke Sudan

Editor :Kasmalinda Rabu,30 Agustus 2017 | 16:47:31 WIB
Bupati Mursini Lepas 2 Santri Ponpes  KH.Ahmad Dahlan ke Sudan Ket Foto : foto : Bupati bersama 2 Santri yang akan berangkat ke Sudan

PELITARIAU, Kuansing - Bupati Kabupaten Kuantan Singingi ( Kuansing ) Drs H Mursini, M.Si melepas keberangkatan dua orang santri pondok pasantren KH Ahmad Dahlan Teluk Kuantan Kab.Kuansing untuk  menempuh pendidikan ke  Universitas Internasional Sudan Afrika, Rabu 30/08/2017.

Kedua santri yang akan menempuh pendidikan ke Sudan ini bernama Kiki Saputra dan Deno Juanda Kurnia yang bersal dari dari seberang taluk dan Benai. 

Sementara itu Pimpinan Pondok Pasantren KH Ahmad Dahlan Kuansing Mulkan Sarin, LC menyebutkan kedua santri tersebut mendapatkam jatah beasiswa yang giberikan kedutaan Sudan di Indonesia.

Selama menempuh pendidikan gratis  Sedangkan biaya keberangkatan dibiayai sekolah dan sumbangan donatur dan  bantuan sekolah dari sekolah sebanyak  7 jt satu orang, sebutnya.

Ditambahkannya bahwa selama  pendidikan akan ditempuh selama lima tahun ,oleh karena itu pimpinan pondok tersebut berpesan kepada kedua santrinya yang akan berangkat  agar belajar sungguh sungguh dan harus bisa mampu melaksanakan  pendidikan sesuai batas waktu atau jatah beasiswa yang sudah ditentukan.

Sementara itu Bupati H Mursini juga  menyampaikan ucapakan selamat kepada kedua santri KH Ahmad Dahlan ini dan mendoakan semoga sukses dalam menempuh pendidikan selama di Sudan .

Lebih lanjut Bupati meminta kedua santri tersebut untuk sungguh sungguh belajar selama menempuh pendidikan  dan selalu menjaga kesehatan serta segala peraturan yang berlaku selama menempuh pendidikan , untuk keberangkatan tersebut maka Bupati Mursini Juga turut membantu biaya keberangkatan sebesar Rp 6 juta.***kas

 

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI
shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved