DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Melihat Kebudayaan Kuansing, Melihat Perjaka Manjopiuk Limau Dari Perawan

Editor :Kasmalinda Selasa,04 Juli 2017 | 13:27:42 WIB
Melihat Kebudayaan Kuansing, Melihat Perjaka Manjopiuk Limau Dari Perawan Ket Foto : Perahu raja yang digunakan pemuda di Lubuk Jambi untuk menjemput limau dari tangan seorang gadis

PELITARIAU, Kuansing - Tradisi Parahu baganduang yang merupakan tradisi masyarakat lubuk Jambi di saat melakukan tradisi manjopiuk limau yang dilakukan oleh seorang pemuda (perjaka,red) kepada seorang perempuan (perawan,red), yang dilaksanakan setelah sholat subuh dan sebelum sholat Idul Fitri setiap tahunnya.

Acara pembukaan pestival Parahu baganduang yang dilaksanakan  d di topian muko lobuah yang hadiri oleh wakil gubernur Riau H Wan Thamrin Hasyim, Bupati Kuantan Singingi H Mursini, Camat kuantan mudik Jefrian Afriadi serta kepala bagian, kepala badan , kepala dinas dan juga di hadiri sejumlah Ninik mamak, tokoh adat tokoh agama dan masyarakat kuantan mudik memadati lokasi acara tersebut.

"Festival perahu baghanduang merupakan kekayaan khasanah budaya masyarakat Lubuk Jambi yang  harus kembangkan tradisi budaya ini, Kita harus bangga dengan tradisi budaya, yang masih tetap lestari sepanjang zaman," wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim kemarin.

Pemprov Riau katanya, akan terus melakukan promosi wisata yang terdapat diseluruh negeri di Riau, dan untuk pengembangan pariwisata harus melalui media termasuk media online. "Mari kita jaga dan lestarikan, seluruh asset wisata yang terdapat dinegeri ini," ujarnya.

Sementara itu dalam Bupati Mursini, menyebutkan Festival perahu baghanduang merupakan tradisi budaya masyarakat Kenegerian Lubuk Jambi, yang memiliki sejarah panjang, awalnya dipakai oleh para raja dahulu kala. "Kegiatan budaya ini sudah di anggarkan dalam belana APBD Kuansing," jelasnya.

Dikatakannya, Akan tetapi berselang sampai saat ini, tetap terjaga dan lestari, dan berharap menjadi Ikon Wisata Provinsi Riau. Kuansing banyak obyek wisata seperti pacu jalur, akan tetapi setiap tahun digelar Festival Perahu Baghanduang.

Festival Perahu Baghanduang ini memang telah dianggarkan dalam APBD Kuansing, termasuk Tradisi Mandi Balimau Kasai di Muara Lembu Kecamatan Singingi. Untuk pacu jalur diharapkan dapat dihadiri Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, harapnya.

Mari kita jaga pentas arena Perahu Baghanduang ini, dan jangan sampai dirusak,  Tukasnya. ***Kas

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved