DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Mantra Puisi Talang Mamak

Dheni Kurnia Kembali Luncurkan Buku Puisi ke Empat "Roh Pekasih"

Editor :zulpen Selasa,30 Mei 2017 | 03:44:00 WIB
Dheni Kurnia Kembali Luncurkan Buku Puisi ke Empat Ket Foto : Ketua PWI Riau, H. Dheni Kurnia

PELITARIAU, Pekanbaru - Dari puluhan buku yang ditulis ketua PWI Riau H Dheni Kurnia bersama teman-teman seniman Riau, ada empat buku tilisan asli Dheni Kurnia sendiri. Empat buku yang ditulisanya sendiri tersebut adalah karya seni puisi dan mantra.

Buku keempat yang sedang dalam tahap cetak, insya allah akan diloncingkan dalam waktu dekat ini adalah buku puisi dan mantra Talang Mamak dengan judul Roh Pekasih. sebelumnya di penghujung tahun 2016 lalu, mantan wartawan kompas ini menerbitkan buku puisi dan mantra dengan judul Olang2.

"Ini adalah buku puisi keempat yang Abang tulis sendiri, baru empat buku yang abang tulis sendiri.. Kalau buku antologi, nulis rame rame, lah banyak terbit pen," kata ketua PWI Riau H Dheni Kurnia berbincang dengan pemimpin redaksi pelitariau.com Zulpen Zuhri Senin (29/5/2017).

Dalam buku puisi dan mantra dengan judul buku Roh Pekansih, pengantar tulisan Dheni Kurnia, hasil wawancara semasa hidup dengan tokoh Adat Talang Mamak Patih Laman (99th). Dalam pengantar tulisannya Patih Laman pernah bercerita kepada Dheni Kurnia tentang KAMI hidup dengan roh.

Selanjutnya Kami matipun dengan roh. Roh orang TalangĀ  yang meninggal, akan terus hidup di ladang, hutan, kampung, sungai, batu, air, sialang, rotan, damar, pucuk rebung, tebing, tombak, gambus, enggang, elang dan lainnya. "Begitu kata Patih Laman, tokoh Adat Talang Mamak di TNBT (Taman Nasional Bukit Tigapuluh) Indragiri Hulu, Riau," jelas Dheni.

Dalam buku mantra Roh Pekasih, ada beberapa episode pembahasannya, diantranya puisi dan mantra episode Suku Tuha, puisi dan Mantra Alam Roh dan pengantar tulisan Kami hidup dengan roh.

Buku puisi dan mantra karya Dheni Kurnia, yang akan loncing tahun 2017 ini memiliki 99 puisi dan mantra yang bercerita tentang Indragiri Hulu (Inhu), mulai dari suku Tuha talang mamak sampai dengan Roh Sungai Keras dan puisi mantra tentang Rengat. **Red/z

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved