DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Sejak 2 Tahun, Kades Sibabat Diduga Gelapkan Hasil Sawit Lahan Desa

Editor :Ramdana Sabtu,22 April 2017 | 15:31:22 WIB
Sejak 2 Tahun, Kades Sibabat Diduga Gelapkan Hasil Sawit Lahan Desa Ket Foto : Sejumlah warga desa Sibabat mendatangi Kades dalam mempertanyakan lahan aset desa IV haktare
PELITARIAU, Inhu - Hasil perkebunan lahan kelapa sawit milik Desa Sibabat Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) sejak dua tahun ini lesap, lahan desa seluas IV haktare milik desa Sibabat terletak di RT 5 RW 5 Dusun III. Kades Sibabat Ajrin aswad diduga tidak memasukan hasil lahan kebun desa ke kas desa.
 
Hilangnya hasil pendapatan kebun desa Sibabat sejak dua tahun dari tahun 2015, tahun 2016 hingga 2017 dan memasuki 2017, diketahui setelah sejumlah masyarakat Jumat (21/4/2017) mendatangi kades Sibabat dengan tujuan mempertanyakan hasil lahan aset desa tersebut.   
 
Dari pertemuan tersebut, terungkap juga kalau lahan desa IV haktare yang diketahui milik Desa Sibabat sudah berpindah tangan, dan dikuasai beberapa orang. "Kami mendampingi masyarakat Desa Sibabat dalam mempertanyakan hasil kebun Desa Sibabat, sejak 2 tahun terakhir ini hasil kebun tidak diketahui kemana dan siapa yang menikmatinya," kata Sutejo yang juga anggota Pemuda Pancasila Kecamatan Seberida.
 
Saat pertemuan itu, Kepala Desa Sibabat, Ajrin Aswad, dihadapan masyarakat menjelaskan, bahwa lahan sawit aset desa sudah dikuasi para penggarap lahan. Selanjutnya hasil panen buah sawit dinikmati oleh pihak yang menggarap lahan. "Memang lahan IV haktare itu pernah saya perjuangkan tahun 2015, ketika itu saya mau menjabat jadi kepala desa," kata Aswar.
 
Masyarakat yang hadir saat itu, menduga kalau Kades Ajrin Aswad, sudah sekongkol dengan para penggarap lahan dan tengkulak pembeli tandan sawit tersebut. "Kita aka bawa masalah ini sampai ke proses hukum," kata Sutejo. **Yasin
Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved