DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Maharara Kembali Pimpin BK DPRD Inhu

Kurang Disiplin 2,5 Tahun Terakhir, Anggota DPRD Inhu Nihil Pelanggaran

Editor :zulpen Kamis,16 Maret 2017 | 02:35:00 WIB
Kurang Disiplin 2,5 Tahun Terakhir, Anggota DPRD Inhu Nihil Pelanggaran Ket Foto : Ketua BK DPRD Inhu, Manahara Napitupulu SH
PELITARIAU, Inhu - Priode pertama Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri hulu (Inhu) nihil pelalnggaran. Meski demikian, dalam catatan BK DPRD Inhu selama 2,5 tahun terakhir, kedisiplinan anggota DPRD Inhu masih jauh dari yang diharapkan.
 
Demikian dikatakan Ketua BK DPRD Inhu terpilih, Manahara Napitupulu SH, ketika dikonfirmasi pelitariau.com Kamis (16/3/2017) usai sidang paripurna pengesahan alat kelengkapan dewan. "Memang ada satu anggota dewan yang sempat masuk dalam proses hukum, tapi berdasarkan catatan BK yang bersangkutan tidak melakukan pelangaran kode etik dan norma etika DPRD Inhu," kata Manahara.
 
Manahara Napitupulu dari Partai Demokrat terpilih kembali untuk memimpin BK DPRD Inhu hingga tahun 2019 mendatang, dalam bekerja Manahara dibantu wakil ketua yang dijabat Hamdani dari Partai Gerindra, dan anggota Haloson Sinaga dari PDI-Perjuangan, Doni Rinaldi dari PPP dan Efendi dari Partai Golkar.
 
Kedisiplinan anggota DPRD Inhu kata Manahara adalah, anggota dewan banyak yang tidak hadir sesuai jadwal rapat yang dijadwalkan, setelah dilakukan pengecekan alasan ketidak hadiran anggota dewan tersebut ternyata sedang mengikuti kegiatan masing-masing partainya, ada kegiatan partai di tingkat Provinsi dan ada yang mengikuti kegiatan partai di tingkat pusat dan didaerah.
 
"Jika pelanggaran kode etik dewan sudah dilanggar oleh anggota dewan dan BK mendapat laporan dari masyarakat, maka BK akan melakukan proses sesuai dengan kode etik dewan dan tata beracara BK dewan," ujar anggota dewan yang perna bekerja di kepolisian RI ini.
 
Ketika anggota dewan dilaporkan masyarakat ke BK, maka proses pertama yang dilakukan adalah memeriksa laporan dan memekriksa terlapor, jika terlapor terbukti bersalah akan diberikan sanksi. Sanksi yang dikeluarkan BK ada dua, pertama saksi teguran lisan kedua sanksi teguran tertulis yang diteruskan ke fraksi, pimpinan dewan dan pimpinan partai anggota dewan yang terlapor tersebut.
 
Manahara menegaskan kalau selama 2,5 tahun dirinya meminpin BK DPRD Inhu, tidak adanya laporan masyarakat terkait anggota dewan yang masuk. "Bisa saya tegaskan, anggota DPRD Inhu hanya kurang disiplin, kita berharap kedepan semua anggota dewan bisa disiplin dalam mengikuti rapat-rapat kerja di DPRD," ucapnya. **zp
Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved