DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Sejak Jadi Kabupaten Hijau, Sudah 45 Ribu Pohon Ditanam di Siak

Editor :Ali Amran Selasa,07 Maret 2017 | 21:18:41 WIB
Sejak Jadi Kabupaten Hijau, Sudah 45 Ribu Pohon Ditanam di Siak Ket Foto : Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi menyerahkan Pokok secara simbolis kepada Dinas Sosial yang diwakili Kabid Kelembagaan, Wan Idris

PELITARIAU, Siak - Semenjak ditetapkan sebagai Kabupaten Hijau, berbagai dukungan terhadap upaya Pelestarian lingkungan terus mengalir untuk Kabupaten Siak. Senin pagi (06/03/17), giliran Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai (BPDAS) menyerahkan bantuan bibit tanaman kepada Pemkab Siak.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Kasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan Supriyono kepada Bupati Siak Syamsuar, selepas pelaksanaan apel pagi bersama dilingkungan Pemkab Siak. Bibit tanaman yang terdiri dari jenis durian, mangga, dan jambu tersebut, selanjutnya didistribusikan Syamsuar kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Siak.

Tampak sejumlah pejabat berjejer rapi menerima bibit tanaman tersebut secara simbolis dari Bupati Syamsuar, diantaranya perwakilan dari Dinas Sosial Wan Idris, Sekretariat Daerah, RSUD Siak, Puskesmas Kecamatan Siak, UPTD dan sekolah se-Kecamatan Siak dan Mempura, Komunitas Siak Green Generation, serta LSM Penggiat Lingkungan Kecamatan Dayun.

"Sebanyak 10 ribu bibit tanaman buah yang kita terima dari BPDAS itu, akan disebar diseluruh OPD yang ada dilingkub Pemkab Siak untuk ditanam dilingkungan kantor masing-masing," sebut Syamsuar.

Syamsuar mengatakan, melalui visi Kabupaten Siak sebagai Kabupaten Hijau, Pemerintah bersama masyarakat dan semua pihak terkait ingin menghijaukan kembali kelestarian lingkungan.

"Melalui gerakan ini, kita berkeinginan menciptakan oksigen sebanyak-banyaknya bagi masyarakat Kabupaten Siak," tambahnya.

Terpilihnya Kabupaten Siak, Provinsi Riau sebagai tuan rumah hari lingkungan hidup se Dunia atau World Environment Day (WED) 2016, tak terlepas dari komitmen Pemda dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Salah satunya adalah perhatian yang diberikan pada Danau Zamrud. Kawasan ini merupakan salah satu cagar alam yang sampai sekarang masih terpelihara keasliannya.

Setelah menunggu sekian tahun, akhirnya Menteri LHK Siti Nurbaya menyetujui perubahan fungsi suaka margasatwa danau pulau besar/danau bawah dan hutan produksi Tasik Serkap menjadi Taman Nasional Zamrud sesuai SK 350/MenLHK/Setjen/OLA/5/2016.

Penetapan ini sejalan dengan tema yang diusung United Nations Environment Programme (UNEP) atau Badan Lingkungan Hidup PBB, yang menetapkan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2016, yaitu "Go Wild for Life".***Baim

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI
shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved