DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Panen Raya Padi di Desa Topang, Bupati Irwan Targetkan 2021 Meranti Swasembada Beras

Editor :Eka Gusmidarti Kamis,02 Februari 2017 | 08:35:17 WIB
Panen Raya Padi di Desa Topang, Bupati Irwan Targetkan 2021 Meranti Swasembada Beras Ket Foto : Panen Raya Padi di Desa Topang, Bupati Irwan Targetkan 2021 Meranti Swasembada Beras

 

PELITARIAU,Meranti-Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si melakukan pembukaan Panen Raya cetak sawah seluas 330 Ha, program Operasi Khusus Padi, Jagung Kedelai (Pajale) Kementerian Pertanian RI, di Desa Topang, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Meranti, pada kesempatan itu Bupati menargetkan tahun 2021 Kabupaten Meranti swasembada beras. Rabu (1/2/17).

 

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan, Plt. Sekdakab. Meranti Julian Norwis, Kapolres Meranti AKBP. Barliansyah, Kepala Otsus Pajale, Kepala Badan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau Ferry HC, Kepala Dinas/Badan, Dandim Bengkalis Mayor TNI Tambunan, Camat Rangsang beserta jajaran, penyuluh dan koordinator pertanian serta undangan lainnya.

 

Panen raya ditandai dengan penyabitan padi secara simbolis oleh Bupati Drs. H. Irwan M.Si bersama Keta DPRD Meranti H. Fauzy Hasan dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Ferry HC diikuti rombongan Kepala Dinas/Badan dan Camat.

 

Pada kesempatan itu, atas nama pribadi dan Pemda Kabupaten Meranti mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Pusat dan Provinsi Riau, khususnya masyarakat yang telah berhasil menyulap hutan seluas 330 Ha pada dua tahun yang lalu menjadi hamparan sawah yang menguning. 

 

"Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat berkat perjuangannya yang didukung semua unsur terkait hari ini kita dapat melakukan panen raya, melakukan produksi padi yang berlimpah dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," ujar Bupati.

 

Dijelaskan Bupati, berkat usaha bersama menuju swasembada pangan di Meranti, hingga tahun 2016 ini telah berhasil diproduksi padi sebanyak 13.000 Ribu Ton/Tahun atau berkisar 60 Pesen dari kebutuhan beras masyarakat ang berkisar 26-27 Ribu Ton/Tahun.

 

"Dulunya hampir 100 persen kebutuhan beras di Meranti terpaksa diimpor dari Thailan dan Provinsi tetangga, kini ditahun 2016 produksi padi Meranti sudah mampu kencukupi 60 persen kebutuhan beras masyarakat," jelas Bupati.

 

Luas sawah Opsus Pertanian Meranti hingga tahun 2016 mencapai 4200 Ha, jika dikelola scara maksimal akan mampu menghasilkan produksi padi sebanyak 17 Ribu Ton.

 

Untuk mencapai hasil itu, ditegaskan Bupati bukan sesuatu yang mudah dibutuhkan intensifikasi pertanian dan juga peningkatan SDM. Dan Pemda Meranti sangat menyadari hal itu dengan menyekolahkan 120 orang di Institut Pertanian Bogor (IPB) sejak 2012 lalu, dan sejak 2015 para putra-putri Meranti itu sudah berhasil menamatkan pendidikannya dan sudah dipekerjakan sebagai penyuluh pertanian di Kabupaten Meranri. 

 

"terima kasih kepada anak-anak sekalian yang telah mengaplikasikan ilmunya untuk meningkatkan produksi pertanian  sehingga hasilnya dapat dinikmati masyarakat," ucap Bupati.

 

Bupati menginginkan kebutuhan bahan pokok beras masyarakat di Meranti jangan lagi bergantung pada daerah lain.

 

 "Dalam beberapa tahun kedepan kita harua bisa mandiri harus bisa mandiri, saya menargetkan 2021 Meranti akan swasembada beras, untuk itu Dinas Pertanian dan instansi terkait harus berusaha lebih keras lagi untuk menambah lahan padi seluas 2000 Ha lagi pada tahun-tahun berikutnya," pintanya.

 

Dengan penambahan 2000 Ha, tahun depan dari penghitungan Bupati akan mampu mencukupi kebutuhan beras maayarakat Meranti. Dan ditahun 2017 Pemerintah Provinsi Riau memiliki dana untuk perluasan cetak sawah seluas 350 Ha. "Segera ajukan proposal ke Provinsi untuk mendapatkan dana cetak sawah seluas 350 Ha itu," ucapnya kepada dinas terkait.

 

Dihadapan masyarakat dan penyuluh pertanian yang hadir Bupati mengucapkan rasa bangga karena semakin sedikit lahan tidur karena sudah banyak ditanami berbagai tanaman pertanian. "Mari kita tanami teeus lahan tidur dengan berbagai tanaman pertanian, semoga apa yang kita lakukan itu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencukupi kebutuhan bahan pokok di Meranti sehingga tidak ketergantungan lagi dengan daerah lain," papar Bupati.***ek

 

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI
Ajang i-IDeA 2018 UiTM Perlis Malaysia

Tiga Produk Mahasiswa UIR Raih 1 Silver dan 2 Bronze

Tiga Produk Mahasiswa UIR Raih 1 Silver dan 2 Bronze
shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved