DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

250 Tenaga Honorer di Lingkungan Disdik Rohil Terancam Akan Diberhentikan

Editor :Jarmain Senin,09 Januari 2017 | 23:53:04 WIB
250 Tenaga Honorer di Lingkungan Disdik Rohil Terancam Akan Diberhentikan Ket Foto : Kepala Dinas Pendidikan Rohil, Ir H Amiruddin MM

PELITARIAU,Rohil- Berdasarkan hasil verifikasi yang telah dilakukan pada 2016 lalu, tercatat 250 tenaga honorer dilingkungan Dinas Pendidikan Rokan Hilir, Provinsi Riau terancam akan diberhentikan.

 

Kepala Dinas Pendidikan Rohil, H Amiruddin MM di Bagansiapiapi, senin (9/1/2017) menyebutkan, honorer yang bermasalah itu terdiri dari para guru dan tenaga honor sekolah lainnya.

 

“Secara keseluruhan tenaga honorer di Rohil sekitar 13 ribu. Untuk Dinas Pendidikan yang didominasi adalah guru, penjaga sekolah dan tata usaha, jumlahnya sekitar enam ribu lebih. Dari jumlah itu sebanyak 250 nama akan dirumahkan,” sebutnya.

 

Amiruddin menegaskan bahwa pemberhentian ini bukan karena melanggar hukum, melainkan jarang masuk dan tidak aktif sama sekali.

 

“Banyak juga yang maju menjadi ketua maupun anggota Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPKep) sehingga harus memilih. Untuk eksekusinya menunggu arahan dari pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rohil,” sebut mantan kepala Disdukcapil ini.

 

Sebut Amiruddin, verifikasi yang dilakukan Setdakab Rohil selain evaluasi juga melihat keabsahan data honorer, khususnya dilingkungan Dinas Pendidikan.

 

“Kami berharap nama-nama yang masih lanjut bisa bekerja dengan baik, apalagi para guru honor yang tersebar di seluruh wilayah Rohil,” tutur mantan Kepala Disdukcapil ini.

 

Secara keseluruhan Pemkab Rohil sudah melakukan verifikasi tenaga honorer dan tercatat sebanyak 13 ribu orang. Sementara yang sudah tersertifikasi hanya 12 ribu orang.

 

“Sisa inilah diantaranya dari Dinas Pendidikan Rohil mencapai 250 orang,” pungkasnya.***Jr

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved